
Harga emas anjlok ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Selasa (25/2), karena investor membukukan keuntungan setelah mencapai rekor tertinggi pada sesi sebelumnya karena kekhawatiran yang terus berlanjut akan ketidakstabilan seputar rencana tarif Presiden AS Donald Trump.
Harga emas spot turun 1,4% menjadi $2.909,59 per ons pada pukul 01:46 pagi (1846 GMT), setelah mencapai level terendah sejak 17 Februari di awal sesi. Harga emas mencapai level tertingginya di $2.956,15 pada hari Senin.
Harga emas berjangka AS ditutup 1,5% lebih rendah pada $2.918,80.
"Anda melihat aksi ambil untung serta orang-orang yang ingin keluar dan membangun kembali posisi pada harga yang lebih rendah," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures. Emas sebagai aset safe haven telah mencapai sebelas rekor tertinggi tahun ini sejauh ini, melampaui tonggak penting $2.950/oz.
Trump mengatakan pada hari Senin bahwa tarif impor Kanada dan Meksiko "tepat waktu dan sesuai jadwal" meskipun ada upaya oleh negara-negara tersebut untuk meningkatkan keamanan perbatasan dan menghentikan aliran fentanil ke AS menjelang batas waktu 4 Maret.
"Saya masih berpikir bahwa ada cukup banyak ketidakpastian di luar sana yang terkait dengan tarif (dan) perdagangan secara lebih umum... penurunan akan terus dipandang sebagai peluang pembelian," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.
Spekulator emas memangkas posisi beli bersih sebanyak 13.605 kontrak menjadi 201.962 dalam seminggu hingga 18 Februari.
Sementara itu, investor dan ekonom memperkirakan Federal Reserve AS akan merespons "dengan kuat dan sistematis" terhadap perubahan inflasi dan pasar tenaga kerja, menurut penelitian yang diterbitkan pada hari Senin oleh San Francisco Fed. Inflasi yang lebih tinggi dapat memaksa Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi, sehingga menodai daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil. (Newsmaker23)
Sumber: Routers
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...